Kamis, 04 Juli 2013

Perahu Kertas - Maudy Ayunda

Nah, kali ini Cynthia menyajikan lirik dari lagu Perahu Kertas yang dibawakan oleh penyanyi  Maudy Ayunda. Single ini diambil dari  album OST Perahu Kertas dan diproduksi oleh Trinity Optima Production. Lagu ini sendiri diciptakan oleh Dewi Dee Lestari.

Penasaran dengan lirik lagunya? Cekidot deh di bawah ini :)



Perahu kertasku kan melaju membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila, tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati, kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta) cita-cita (cinta-cinta)
Yang lama ku pendam sendiri, berdua ku bisa percaya

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku, cintaku padamu

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Oh bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu


My bias is the singer, Maudy Ayunda
Tapi, yang ngebikin aku nge-posting tentang lagu ini bukan karena suka sama lagu ini sebenernya. Tapi karena Perahu Kertas buatan temen sekelasku, Ani & Hesti.

perahu kertas yang gede buatan Hesti, yang kecil buatan Ani

Jadi berhubung mereka bikin perahu kertas, sekalian aja dihubungin dengan lagu Perahu Kertas-nya Maudy Ayunda. Gara-gara mereka juga, aku jadi nyari-nyari info tentang penyanyinya, download lagunya, dengerin lagunya, nyari lirik, semuanya deh, bahkan tertarik banget mau beli bukunya.

ini nih Master of Paper Boat-nya
Ani.
Lucu juga anaknya. Gadget mania. kalau udah megang hape, jangan tanya apa-apa deh ke dia. Responnya kurang, soalnya fokus banget ke hape. 

Hesti.
Sama lucu juga anaknya. penyanyang keponakannya. Jail banget padahal tapi penyayang. Ini photo perdana dia narsis kayak begini. Dia aja merasa aneh kenapa 1 hari itu dia photo addict banget? Padahal sih wajar aja menurut aku~

Dan, si Hesti lah bos kejailannya. Ada tas ransel aku yang selalu aku tempelin bros boneka gitu. Itu aka tempel buat nutupin noda tinta di tas aku, eh dicopot sama dia! Terus ditempel di celanaku yang paling bawah. Dan seharian itu aku tuh lagi aktif-aktifnya keluar kelas. Jajan, ke kantor guru, ke toilet, kemana-mana deh. Berartikan banyak orang yang liat ya.. jangan-jangan mereka malah berbisik "Itu ngapain bros dipasang di kaki?" Argh! Dan yang paling ngeselin, ternyata anak sekelas juga tau, tapi pada diem aja. Aigoo. Kayak orang bego akunya.. Dan pas aku sadar bahwa ada bros di kaki aku, biasalah langsung rempong all the way, si Hesti cuma ketawa geli. Argh!

Ok, back to the topic. Kebayang nggak sih mereka berdua yang mukanya kalem begini, bisa iseng kronik stadium 4 & rajin  masukin sampah permen ke tas? Itu sisi lain mereka.. dan kayaknya cuma aku yang tau dark side mereka.. Atau ini cuma halusinasi aku aja selama ini?

Dan mereka itu chairmate, and also photography addict. Ani dan Hesti. Makin jail, kalau udah berdua. Dari adegan mengembang-kempiskan hidung ala larva yang selalu bikin aku nggak kuat ngeliatnya. Dahsyat banget cara mereka mengembang-kempiskan cuping hidung mereka. Badai banget haha. Mirip larva beneran, hidung yang mengembang-mengempis dengan raut muka yang flat, have no expression.

Dan masih banyak kejailan mereka yang nggak bisa aku ungkapkan satu persatu.
Dari nyopotin sampul Binder aku
Nempelin tempat pensil Ani ke hijab aku. Sumpah itu tempat pensil ringan banget ampe nggak berasa pas ditempelin.
Hijab aku yang bagian belakangnya dililit nggak jela.
Nyorat-nyoret bagian belakang binder aku.
and blah blah blah~

Tapi, yang lebih aneh lagi, perahu kertas buatan si Ani & Hesti tetep aku jaga. Nggak tau kenapa, nggak mau dibuang. Padahal pas pembuatannya juga nggak ada niat apapun, iseng aja mereka, terus dimasukkin ke tas aku. Biasa, sampah juga dimasukkin ke tas aku, klise aja nggak mau buang sampah sembarangan jadi mending bawa pulang & buang di rumah. Padahal kan mereka bisa juga ya buang di rumah mereka masing-masing. tapi ya sudahlah... Dan sampah yang sering aku bawa itu sampah permen dari Aisyah-Master of Candy.. Selalu aja ada permen di tempat pensil dia. Bahkan dia beli Station Rasa yang kalengan karena kalengnya bagus. Edisi Ramadhan gitu. Haha ;D Aku juga suka gitu. Beli Tim Tam edisi Tahun Baru, 1 paket 2 Tim Tam bonus kalender. *Modus aja, pengen kalendernya doang~


*Maaf buat fotonya yang dipublish tanpa bilang dulu, kalau tidak berkenan bisa kita bahas di kampus ntar ;)